Career Workshop : Public Speaking & Teknik Menulis CV

Career Workshop : Public Speaking & Teknik Menulis CV

SEPUTAR FEB Tak ada komentar pada Career Workshop : Public Speaking & Teknik Menulis CV

Rabu (7/3/2018) SWCA bekerja sama dengan Stella Maris International School dalam menyelenggarakan Career Workshop di Balairung Utama UKSW. Workshop pembekalan memasuki dunia kerja tersebut dipandu oleh Lisra Evaeni Nainggolan. Ada tiga materi yang disampaikan dalam Career Workshop tersebut, yaitu public speaking, teknik menulis CV, serta interview kerja.

Yang Penting Adalah Percaya Diri

Public speaking penting dikuasai oleh siapapun. Penguasaan pada keterampilan public speaking membuat orang lebih dikenal, disegani, bahkan dikagumi.  Namun kerap kali, public speaking terhambat oleh rasa grogi dan tidak percaya diri, sehingga memerlukan adanya pelatihan.

 

Bukan masalah materi bagus yang menentukan suksesnya public speaking, tetapi rasa percaya diri yang paling penting. “Kalo materinya bagus, tapi dibawainnya monoton, kira-kira temen-temen gimana? Kabur ya, ngilang. Ini mah cuman dibacain, saya juga bisa baca,” ucap Lisra. 

Rasa percaya diri bisa ditingkatkan dengan mindset yang positif. “Masalah bisa atau tidak kan bisa dipelajari, yang penting percaya diri,” lanjut Lisra. Selain itu juga perlu memperhatikan postur, gestur, dan lancar bertutur. Lancar bertutur ini meliputi intonasi, artikulasi, dan aksentuasi (penekanan kata). Lisra juga mengajarkan bagaimana melatih artikulasi dengan bantuan bolpoin. Ternyata, artikulasi dapat dilatih dengan menggigit bolpoin sambil melafalkan huruf vokal. Dengan catatan, bolpoinnya tidak boleh terlepas dari mulut.

Berprestasilah

Contoh Tampilan CV Lamaran yang menarik

CV lamaran kerja yang menarik tentunya memberikan kesan yang baik bagi pelamar. Selain tampilan yang menarik, ada tips-tips lain dalam membuat CV. Diantaranya adalah mencantumkan alamat email yang profesional. “Buat alamat email yang profesional, sejelas mungkin dengan nama kalian, dengan bahasa yang baik dan benar.”

Menggabungkan huruf dan angka yang sulit dibaca tidaklah disarankan. Menuliskan tujuan yang jelas juga penting.Tuliskan posisi pekerjaan yang diinginkan dengan jelas dan detail. Jangan menuliskan ingin bekerja di posisi apa saja. Contohnya jika ingin menjadi guru, tuliskan dengan jelas guru mata pelajaran apa, seperti “guru ekonomi SMP” misalnya. 

Sebagai mahasiswa yang sudah memiliki pengalaman bekerja, pengalaman organisasi dan prestasi juga penting dimasukkan kedalam CV. Menurut Lisra, prestasi sangat dipertimbangkan oleh pihak HRD. “Jadi ketika kami menerima ada tiga CV, sama- sama fresh graduate, IPK nya sama, dari tiga ini apa yang kami pilih? Oh dia pernah juara 1 lomba debat. Oh berarti dia punya skill nih. Paling tidak, yang punya prestasi tadi kami prioritaskan. Jadi berprestasilah.”

Tampilkan Citra Diri yang Baik

Pada saat sesi wawancara kerja, usahakan untuk berpakaian rapi dan sopan. Pakailah celana bahan, kemeja, dan make up yang sewajarnya. Menjaga sikap ketika berada dalam perusahaan sangat penting. Misalnya cara duduk yang sopan, dan memperlakukan resepsionis, satpam, bahkan offie boy  dengan baik. Karena tanpa disadari, orang-orang tersebut bisa saja memberi tahu HRD mengenai sikap kita.

Usahakan juga untuk menggali informasi mengenai perusahaan yang dilamar. Dengan demikian kita akan lebih smart dalam menghadapi wawancara kerja. Selain itu, HRD juga menghargai orang yang mau bertanya. Karena dengan bertanya, kita telah menujukkan antusiasme dalam bekerja.

 

 

Gabriela Amanda Widyastuti, mahasiswi jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, angkatan 2017, anggota magang KBM Ascarya Journalistic Club periode 2017 – 2018

Penyunting: Marita Lupita Sari

Leave a comment

Back to Top